English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Selasa, 05 Mei 2015

47 ORANG-ORANG SUKSES YANG GAGAL SAAT MEMULAI

Percayalah bahwa tidak semua orang sukses yang Anda ketahui saat ini selalu berada dalam posisi sukses selama hidup mereka. Lebih banyak orang sukses, bahkan orang-orang sukses dengan reputasi mendunia dan dikenang banyak orang telah menghadapi berbagai pahitnya rasa gagal (bahkan lebih berat dari yang Anda bayangkan) yang memaksa mereka harus bekerja ekstra keras dan menunjukkan kesungguhan dibandingkan orang pada umumnya.
Jadi, lain kali Anda merasa gagal baik itu di kuliah, pekerjaan, blogging atau bisnis, belajarlah dari 47 orang-orang sukses yang gagal saat memulai berikut ini agar Anda teringat bahwa terkadang kondisi gagal adalah langkah awal menuju kesuksesan.

Orang-Orang Sukses di Bidang Bisnis

Para pelaku bisnis berkaliber internasional ini telah menunjukkan semangat kerja yang tinggi sehingga reputasinya mendunia. Meskipun demikian langkah awal mereka tidaklah semulus yang terbayangkan banyak orang.
Soichiro Honda. Siapa yang tidak kenal dengan “Honda”? Menyebut namanya saja sudah melekat dengan sebuah produk yang sangat familiar di telinga masyarakat bukan? Bisnis multi-milyar dolar yang dibangun Honda dimulai dengan runtutan kegagalan. Honda pernah ditolak oleh Toyota Motor Corporation untuk sebuah wawancara lamaran kerja posisi ahli mesin yang membuatnya menjadi penggangguran cukup lama. Honda mulai membuat sebuah scooter di rumahnya sendiri dimana ia mulai mendapat dukungan para tetangganya hingga akhirnya memulai bisnisnya sendiri.
Bill Gates. Gates tidak terlihat akan menjadi orang sukses setelah drop-out dari Harvard dan mulai gagal saat menjalankan bisnis pertama bernama Traf-O-Data. Bisnis itu gagal total namun kemudian ia mulai mengembangkan bisnis selanjutnya yang hingga sekarang dikenal masyarakat dunia, Microsoft.
Akio Morita. Mungkin tidak terlalu banyak orang kenal dengan pelaku bisnis sukses yang satu ini. Namun jika disebut nama perusahaannya pasti banyak dari Anda sudah mengetahuinya dengan baik. Akio Morita adalah pendiri Sony. Produk pertama Sony adalah sebuah rice cooker dimana alat penanak nasi ini gagal menghasilkan nasi namun membuat beras menjadi gosong. Produk pertama itu hanya laku sebanyak 100 unit. Kegagalan atas produk pertama itu tidak membuat Morita mundur dan terus memproduksi barang elektronik hingga akhirnya Sony terkenal dengan berbagai produknya.
F.W Woolworth. Mungkin banyak juga yang tidak mengenal nama ini sekarang, namun Woolworth dulunya adalah salah satu nama department store terbesar di Amerika Serikat. Sebelum memulai bisnisnya, Woolworth bekerja di sebuah minimarket dan bahkan tidak diijinkan untuk melayani pembeli karena dinilai tidak memiliki kemampuan untuk itu oleh bosnya.
Walt Disney. Saat ini Disney menghasilkan milyaran dolar dari film, merchandise dan taman bermain di seluruh dunia meskipun ia sangat kesulitan saat memulai bisnisnya. Dulu Walt Disney dipecat oleh editor surat kabar karena dianggap tidak memiliki imajinasi dan ide yang bagus. Setelah dipecat, ia mulai beragam bisnis yang tidak bertahan lama dan berakhir dengan kebankrutan dan kegagalan. Ia tetap berusaha dan pada akhirnya dia berhasil menemukan resep rahasia akan kesuksesan bisnisnya.
Harland David Sanders. Orang sukses yang satu ini mungkin lebih dikenal dengan sebutan Colonel Sanders di Kentucky Fried Chicken. Ia telah menjalani masa sulit menjual produk ayamnya pada saat awal memulai bisnis. Faktanya, resep cita rasa ayam KFC saat itu sudah ditolak 1.009 kali oleh berbagai restoran sebelum akhirnya diterima untuk pertama kalinya.

Orang-orang Sukses di Bidang Sains

Orang-orang sukses berikut ini dikenal sebagai para pemikir hebat, namun mereka seringkali mengalami hambatan berat  mulai dari ejekan teman-teman hingga cemoohan masyarakat.
Charles Darwin. Di masa mudanya, Darwin menyerah atas karir di dunia medis yang sudah dijalaninya dan selalu diremehkan sang ayah sebagai orang pemalas dan pemimpi. Darwin sendiri pernah menulis bahwa “Saya dianggap oleh semua senior dan ayah saya sebagai anak biasa saja, bahkan agak dibawah rata-rata kecerdasan manusia”. Mungkin mereka terlalu dini menilai Darwin muda dimana sekarang Darwin dikenal sebagai orang hebat dengan hasil penelitiannya.
Socrates. Meskipun sangat sedikit catatan atas Socrates, ia dikenal sebagai filsuf hebat dari jaman klasik. Karena ide yang dicetuskannya, di jamannya ia disebut sebagai penghianat kaum muda dan dijatuhi hukuman mati. Socrates tidak menyerah dengan keadaan, terus mengajar hingga akhirnya dipaksa untuk meracuni dirinya sendiri.
Robert Sternberg. Nama besar di dunia psikologi ini menerima nilai “C” di mata kuliah pertamanya “introductory psychology” dengan perkataan dosen yang cukup menyakitkan “sudah ada Sternberg yang terkenal di dunia psikologi dan sudah sangat jelas tidak akan ada lagi”. Sternberg membuktikan kepada sang dosen, lulus dari Stanford dengan nilai summa cumlaude dan Phi Beta Kappa dan akhirnya menjadi Presiden dari the American Psychological Association.
Robert Goddard. Orang sukses yang satu ini dipuji atas penelitian dan percobaannya dengan roket berbahan bakar cair, namun sebelum ini, ide “roket” tersebut selalu ditolak dan dihina oleh teman sesama peneliti yang menilai “roket” itu berlebihan dan mustahil. Roket-roket saat ini dan pesawat ruang angkasa saat ini terbentuk dari pengembangan hasil karya Goddard yang teguh pendirian atas penolakan di masanya.
Isaac Newton. Newton terkenal akan kejeniusannya di dunia matematika, namun ia memiliki sejumlah kegagalan di masa-masa awal. Nilai sekolahnya tidak terlalu memuaskan dan saat ia diberi tugas menjalankan peternakan keluarga ia dinilai gagal total. Hingga akhirnya dia dikirim ke Cambridge dimana akhirnya ia menjadi orang sukses.
Albert Einstein. Sekarang Einstein merupakan simbol sebuah kejeniusan meskipun dulu ia tidak menampakan hal tersebut. Eisntein tidak bisa berbicara sampai usia 4 tahun dan tidak bisa membaca sampai usia 7 tahun. Hal ini telah membuat guru dan orang tuanya berpikir Einstein adalah anak cacat mental dan anti sosial. Hingga pada akhirnya dia dikeluarkan dari sekolah dan ditolak saat pendaftaran di Politeknik Zurich. Sekarang, Eisntein telah merubah wajah fisika modern.

Orang-orang Sukses di bidang Penemuan

Orang-orang sukses berikut ini telah memberi banyak kontribusi akan kemajuan dunia modern, namun tidak dengan kegagalan dalam kisah mereka.
Orville and Wilbur Wright. Kakak beradik ini melawan keputus-asaan keluarganya sebelum memulai sebuah toko sepeda yang membawa mereka kepada uji coba penerbangan. Setelah berbagai macam percobaan menciptakan mesin terbang, tahunan kerja keras dan banyak kegagalan, mereka akhirnya menciptakan mesin yang dapat terbang dan bertahan di angkasa.
Thomas Edison. Di masa mudanya, seorang guru mengatakan bahwa ia terlalu bodoh untuk bisa mengerti banyak hal. Di dunia karir, Edison juga tidak bernasib baik, ia dipecat dari dua pekerjaan pertamanya karena dianggap tidak produktif. Bahkan sebagai seorang penemu, ia telah membuat 1000 percobaan gagal sebelum menemukan bola lampu. Tentu saja, semua kegagalan tersebut pada akhirnya menghasilkan sebuah desain bola lampu yang berfungsi dengan baik.

Orang-orang Sukses di Bidang Popularitas Publik

Dari politisi sampai pemandu acara televisi, figur orang sukses berikut ini telah mengalami berbagai kegagalan sebelum mereka menempati posisi mereka sekarang.
Winston Churchill. Pemenang penghargaan Nobel ini sudah dua kali terpilih sebagai Perdana Menteri Inggris namun masa lalunya tidak selalu seperti dirinya saat ini. Churchill perlu kerja keras di sekolah dan gagal di kelas 6 sekolah dasar. Lulus sekolah dia mengalami berbagai kegagalan di dunia politik dimana ia selalu kalah dalam pemilu untuk pejabat publik sampai akhirnya menjadi Perdana Menteri di usia 62 tahun.
Abraham Lincoln. Dikenal sebagai salah satu pemimpin hebat pendiri Amerika Serikat, kehidupan Lincoln tidak semudah yang dibayangkan. Di masa mudanya ia pergi berperang berpangkat kapten dan pulang sebagai prajurit. Ia tidak berhenti gagal disitu saja. Dia mulai gagal di berbagai bisnis dan kalah di berbagai kesempatan pemilu.
Harry S Truman. Veteran Perang Dunia I, Senator, wakil Presiden dan akhirnya Presiden menemukan kisah sukses di jalan hidupnya namun bukan tanpa kegagalan. Truman memulai bisnis toko baju sutra dan beberapa toko konveksi lain yang tampak akan sukses saat pertama mulai namun kemudian berakhir pada kebankrutan setelah berjalan beberapa tahun.
Oprah Winfrey. Oprah dikenal sebagai salah satu ikon wajah dunia televisi sekaligus salah satu wanita paling kaya dan sukses di dunia. Oprah mengalami masa kecil yang sangat sulit dan kegagalan di dunia karir termasuk pemecatannya sebagai reporter televisi karena dianggap tidak cocok untuk televisi.
Dick Cheney. Wakil Presiden sekaligus pelaku bisnis ini telah melangkah ke Gedung Putih. Namun, di masa kuliahnya dia drop-out dari Yale University. Mantan Presiden George W. Bush bercanda dengan Cheney soal fakta tersebut dengan mengatakan “ Jadi sekarang kita tahu – Jika kamu lulusan Yale, kamu menjadi presiden. Jika drop-out, kamu bisa jadi wakil presiden”.
Orang-orang Sukses di Dunia Hiburan
Jerry Seinfeld. Sekarang ini reputasi komedi Seinfeld sangat dikenal meskipun saat Seinfeld muda pertama kali berada di atas panggung sebuah klub komedi dan memandang penonton ia merasa canggung dan akhirnya mendapat cemoohan penonton. Seinfeld yakin ia bisa melakukannya, jadi ia kembali lagi di malam berikutnya, menyelesaikan sesi panggung komedinya dan mendapat sambutan hangat penonton.
Fred Astaire. Saat tes pertamanya, penilai dari MGM mencatat bahwa Astaire tidak dapat menyanyi, melakukan seni peran, dan sedikit menari. Kemudian Astaire membuktikan sebagai orang sukses di bidang seni peran, tarik suara dan menari dan mencatatnya di rumah mewah Beverly Hills untuk tetap mengingatkan akan siapa dirinya dulu.
Sidney Poitier. Setelah audisi pertamanya, seorang direktur audisi mengatakan sesuatu kepadanya “ Kenapa kamu tidak berhenti membuang waktu dan keluar menjadi pencuci piring atau mencari pekerjaan lainnya?” Poitier merasa terpacu untuk membalikan omongan tersebut membuktikan bahwa dia bisa melakukannya, memenangkan Oscar dan menjadi salah satu aktor yang terbaik di industri perfilman.
Jeanne Moreau. Sebagai artis muda pada waktu itu, artis wanita asal Perancis ini diberi pesan oleh sang direktur audisi bahwa ia tidak terlalu cantik untuk bisa menjadi orang sukses di dunia film. Direktur kasting itu sepertinya salah karena Moreau telah membintangi 100 judul film dan memenangkan beragam penghargaan atas penampilannya.
Charlie Chaplin. Sulit membayangkan dunia film tanpa ikon Charlie Chaplin, namun sebenarnya penampilannya pernah ditolak pimpinan studio Hollywood karena menurut mereka Charlie tidak cukup komersil di industri tersebut.
Marilyn Monroe. Ia merupakan salah satu orang sukses di industri hiburan di masanya. Sekalipun perjalanannya tidak mulus dan mendapat saran untuk menjadi seorang sekretaris daripada seorang aktris, Monroe telah menjelma menjadi model, aktris, dan simbol yang sangat dikenal bahkan hingga saat ini.
Lucille Ball. Selama karirnya, Ball telah mendapat 13 nominasi Emmy Award dan memenangkan 4 diantaranya. Selain itu juga mendapatkan Lifetime Achievement Awarddari the Kennedy Center Honors. Sebelum membintangi I Love Lucy, Ball dianggap sebagai artis gagal dan bintang dari film kurang berkelas. Bahkan pelatih dramanya berpikir Ball tidak akan bisa melangkah jauh dan menyarankan untuk mencoba profesi lain. Sebagai orang sukses di bidangnya, Lucille Ball tentu saja membuktikan bahwa mereka semua salah.
Oliver Stone. Sutradara pemenang Oscar ini memulai novel pertamanya saat bersekolah di Yale. Sebuah proyek novel bahkan yang telah menyebabkan ia gagal di sekolah itu. Keputusan itu bahkan lebih menyakitkan saat novelnya ditolak penerbit dan tidak diterbitkan sampai tahun 1998 dimana saat itu tidak terlalu diterima pembaca. Setelah berhenti sekolah, Stone pindah ke Vietnam mengajar Bahasa Inggris, kemudian mendaftar wajib militer dan pergi berperang. Sebuah peperangan yang memberinya duaPurple Hearts dan membantunya menemukan inspirasi untuk novel-novel berikutnya yang seringkali bertema peperangan.
Harrison Ford. Dalam film pertamanya, seorang sutradara pernah berkata kepadanya “Dia sama sekali tidak memiliki bakat menjadi bintang besar”. Sekarang, dengan sejumlah rekor dibawah perannya, karakter ikonik seperti Han Solo dan Indiana Jones, Ford dapat dengan bangga menunjukkan bahwa “sebenarnya” ia memiliki semua yang diperlukan untuk menjadi bintang besar.

Orang-orang sukses di Bidang Musik

Beberapa karya musik orang-orang sukses ini mungkin menjadi rekor penjualan terbaik, terkenal di seluruh dunia saat ini namun para musisi ini menunjukkan bahwa diperlukan kerja keras meraih itu semua.
Wolfgang Amadeus Mozart. Mozart mulai mengarang lagu di usia 5 tahun, mengarang lebih dari 600 jenis musik yang saat ini dianggap sebagai salah satu yang terbaik. Namun, dalam masa hidupnya, Mozart mengalami berbagai masa sulit yang berujung pada pemecatannya dari posisi “court musician” di Salzberg. Dia berjuang keras untuk mempertahankan dukungan kaum aristokrat hingga akhirnya meninggal.
Elvis Presley. Sebagai salah satu artis paling komersil sepanjang jaman, Elvis telah menjadi terkenal bahkan bertahun-tahun setelah kepergiannya. Namun kembali ke tahun 1954, saat Elvis bukan siapa-siapa, Jimmy Denny, seorang manajer Grand Ole Opry, memecat Elvis Presley setelah satu penampilan dan mengatakan “Kamu tidak akan pergi kemana-mana Nak. Kamu harus kembali mengendarai truk”
Igor Stravinsky. Pada tahun 1913 saat Stravinsky pertama kalinya memainkan Rite of Spring, penonton ricuh dan menyebabkan ia harus pindah keluar kota. Namun, karya itulah yang merubah gaya komposer di abad-19 tentang lagu.
Ludwig van Bethoven. Di usia remajanya, Beethoven muda sangat merasa canggung dengan sebuah biola dan bahkan terlalu sibuk membuat komposisi lagu dibandingkan latihan memainkan biola tersebut. Gurunya pun merasa patah semangat dan yakin bahwa ia tidak akan pernah sukses dengan biola ataupun mengarang lagu. Beethoven tetap pada keputusannya dan menciptakan beberapa lagu simponi terbaik sepanjang masa dimana 5 diantaranya diciptakan saat dia berada dalam kondisi tidak dapat mendengar.
The Beatles. Hanya sedikit orang yang menyangkal popularitas grup musik ini, masih cukup terkenal di seluruh dunia sampai saat ini. Namun, saat mereka baru pertama kali terbentuk, perusahaan musik berkata “tidak” pada mereka. Perusahaan tersebut berkata “Kami tidak suka suara mereka sama halnya dengan musik gitar mereka”, dua hal yang sangat bertolak belakang dengan kenyataan.

Orang-orang Sukses di Bidang Kesenian dan Menulis

Orang-orang sukses berikut ini mengajarkan bahwa terkadang kerja keras membuahkan hasil berupa kesuksesan dalam waktu yang tidak singkat.
Vincent Van Gogh. Selama masa hidupnya, Van Gogh menjual hanya satu lukisan itu juga kepada temannya dengan harga cukup murah. Meskipun ia tidak pernah sukses selama masa hidupnya, dia sangat menikmati seni lukis. Sekarang karya seninya bernilai ratusan juta.
Emily Dickinson. Puisi karyanya sangat disukai banyak orang. Namun di masa hidupnya dia tidak pernah dianggap, dengan hanya selusin puisi yang terbit dari total 1800 keseluruhan hasil karyanya.
Theodor-Seuss Giesel. Meskipun 27 penerbit menolak karya tulis pertama Dr. Seuss’sTo Think That I Saw It on Mulberry Street sekarang hampir setiap anak di Amerika Serikat membaca The Cat in the Hat atau Green Eggs and Ham.
Charles Schultz. Kartunis ini telah mengalami berbagai penolakan oleh editor buku tahunan di sekolahnya. Bahkan setelah SMA, kesulitan tetap melanda Schultz, ditolak untuk bekerja dengan Walt Disney. Hingga akhirnya karya komiknya (Schultz’s Peanut Comic strip) meraih popularitas.
Steven King. Buku pertama dari penulis sukses ini yang berjudul Carrie menerima 30 penolakan hingga akhirnya King menyerah dan membuangnya ke tong sampah. Sang istri mengambilnya kembali dan membujuk sang suami untuk terus mencoba. Sekarang buku karyanya telah terbit hingga ratusan judul yang membuatnya menjadi salah satu penulis terbaik sepanjang masa.
Zane Grey. Sangat terkenal di era abad ke-20, penulis buku petualangan ini memulai karirnya sebagai dokter gigi, sesuatu yang sangat dibencinya. Kemudian ia mulai menulis dan mendapatkan berbagai penolakan atas karyanya. Ia memerlukan waktu bertahun-tahun hingga pada usia 40 tahun, Zane akhirnya mendapatkan karya pertamanya diterbitkan, hingga memberikan 90 judul buku atas namanya dan menghasilkan penjualan lebih dari 50 juta copy di seluruh dunia.
J.K Rowling. Rowling mungkin identik dengan Harry Potter sekarang. Namun sebelum karyanya terbit dia merupakan orang yang depresi berat, single parent yang mencoba membesarkan anak sendirian bersamaan dengan sekolah dan menulis novel. Rowling menggantungkan biaya hidupnya dari bantuan sosial. Dalam kurun waktu 5 tahun ia telah berubah menjadi salah satu wanita terkaya  di dunia berkat ketekunan dan kerja keras yang ia dedikasikan.
Monet. Karya Monet saat ini sudah bernilai jutaan dolar dan ada di berbagai institusi ternama di dunia. Namun, sebelum sukses, karyanya ditolak dan dicemooh oleh Paris Salon. Meskipun demikian, Monet tetap pada gaya impresionisnya, dimana gaya itu telah menjadi langkah awal perubahan kepada dunia seni modern.
Jack London. Penulis ternama asal Amerika ini tidak selalu sukses. Saat ia akan menerbitkan novel terkenal seperi White Fang dan The Call of the Wild, cerita pertamanya mendapatkan 600 penolakan sebelum akhirnya diterima.
Louisa May Alcott. Banyak orang mengenal karya terkenal Alcott, Little Women. Sebenarnya Alcott mengalami masa sulit dimana ia disarankan untuk bekerja sebagai pembantu oleh keluarganya untuk memenuhi kebutuhan hidup. Semuanya berawal dari surat yang dikirim ke kampung halamannya selama pengalamannya sebagai perawat di Perang Sipil yang memberinya ruang menuju sukses.
Stephen Spielberg. Nama Spielberg saat ini identik dengan film dengan anggaran besar. Dulu ia ditolak masuk Universitas di Southern California School of Theater, Film and Television sebanyak 3 kali. Dia akhirnya berhasil masuk sekolah di lokasi berbeda, hanya untuk berhenti sekolah dan menjadi sutradara. 35 tahun setelah mulai pendidikannya, Spielberg kembali ke sekolah di tahun 2002 untuk akhirnya menyelesaikan sekolahnya dan mendapatkan gelarnya.

Orang-orang Sukses di Bidang Olah Raga

Beberapa atlet mungkin sukses dalam waktu cepat, beberapa lainnya memerlukan perjuangan seperti orang-orang sukses di bidang olah raga berikut ini:
Stan Smith. Pemain tenis ini ditolak bahkan untuk sekedar menjadi ball boy di pertandingan Davis Cup karena pelaksana pertandingan merasa dia sulit diatur dan ceroboh. Smith terus melaju untuk membuktikan mereka salah dengan memenangi Wimbledon, U.S Open dan 8 Davis Cup.
Tom Landry. Sebagai pelatih Dallas Cowboys, Landry membawa timnya memenangi 2 Super Bowl, 5 NFC Championship dan mempertahankan rekor sebagai “most career wins”. Meskipun di saat awal ia memiliki salah satu reputasi buruk di olah raga ini dengan melewati musim pertama tanpa kemenangan dan memenangi hanya lima pertandingan di empat musim berikutnya.
Michael Jordan. Mungkin banyak yang tidak percaya jika Michael Jordan dikeluarkan dari tim basket sekolahnya jaman SMA. Namun, Jordan pantang menyerah dan tidak pernah berhenti berlatih basket. Dia bahkan mengatakan “Saya telah meleset sebanyak 9000 tembakan selama karir basket. Saya telah kalah hampir 300 pertandingan. Dalam 26 kesempatan saya dipercaya melakukan tembakan kemenangan dan gagal. Saya telah gagal, gagal, gagal, dan gagal lagi sepanjang hidup saya. Dan itulah sebabnya saya sukses”

Siap Menjadi Orang Sukses Berikutnya?

Berbagai pengalaman ke-47 orang-orang sukses di atas jelas sangat inspiratif bagi kita semua. Pengalaman mereka menunjukkan  bahwa untuk sukses setiap orang memerlukan waktu, kerja keras, ketekunan dan keyakinan atas apa yang dilakukannya. Nah, jadi jika kita mengalami kegagalan jangan cepat menyerah, terus berusaha melakukan yang terbaik dan tetap melihat berbagai peluang yang ada di hidup kita. Tetap semangat karena mimpi menjadi orang sukses bukan sekedar mimpi jika kita mempunyai keinginan dan bekerja keras mewujudkannya.
sumber : http://notordinaryblogger.com/47-orang-orang-sukses-yang-gagal-saat-memulai/

Senin, 04 Mei 2015

Cara Bahagia


Jika kekayaan bisa membuat orang bahagia, tentunya Adolf Merckle, orang terkaya dari Jerman, tidak akan menabrakkan badannya ke kereta api. 

Jika ketenaran bisa membuat orang bahagia, tentunya Michael Jackson, penyanyi terkenal di USA, tidak akan meminum obat tidur hingga overdosis.

Jika kekuasaan bisa membuat orang bahagia, tentunya G. Vargas, presiden Brazil, tidak akan menembak jantungnya sendiri. 

Jika kecantikan bisa membuat orang bahagia, tentunya Marilyn Monroe, artis cantik dari USA, tidak akan meminum alkohol dan obat depresi hingga overdosis. 

Jika kesehatan bisa membuat orang bahagia, tentunya Thierry Costa, dokter terkenal dari Perancis, tidak akan bunuh diri, akibat sebuah acara di televisi.

Ternyata, bahagia atau tidaknya hidup seseorang itu, bukan ditentukan oleh seberapa kayanya, tenarnya, cantiknya, kuasanya, sehatnya atau sesukses apapun hidupnya.

Tapi yang bisa membuat seseorang itu bahagia adalah dirinya sendiri.. mampukah ia mau mensyukuri semua yang sudah dimilikinya dalam segala hal…

“Kalau kebahagiaan bisa dibeli, pasti orang-orang kaya akan membeli kebahagiaan itu. dan kita akan sulit mendapatkan kebahagiaan karena sudah diborong oleh mereka.”

“Kalau kebahagiaan itu ada di suatu tempat, pasti di belahan lain di bumi ini akan kosong karena semua orang akan ke sana berkumpul di mana kebahagiaan itu berada .”

Untungnya kebahagiaan itu berada di dalam hati setiap manusia. Jadi kita tidak perlu membeli atau pergi mencari kebahagiaan itu.

Yang kita butuhkan adalah Hati yang Bersih dan Ikhlas serta Pikiran yang Jernih, maka kita bisa menciptakan rasa “Bahagia” itu kapan pun, di manapun dan dengan kondisi apapun.”
Kebahagiaan itu milik Orang-orang yang dapat Bersyukur.
Sumber: http://iphincow.com/2015/04/25/cara-bahagia/#more-1177

Sabtu, 15 September 2012

Permasalahan Seputar Teknologi Informasi di Indonesia

Teknologi Informasi di Indonesia boleh dibilang bukan barang baru, seiring pesatnya kemajuan teknologi telekomunikasi, komputer, dan konvergensinya (teknologi internet) di seluruh dunia mau tidak mau telah mempengaruhi kita semua. Pemasyarakatan teknologi informasi di Indonesia pun terus berjalan, jika dulu hanya perguruan tinggi tertentu yang memiliki jurusan informatika, kini hampir semua menawarkan, belum lagi perguruan tinggi yang khusus menawarkan program studi komputer dan informatika. Belum lagi jika kursus-kursus komputer yang menjamur di penjuru tanah air dihitung, bisa dikatakan sebagian besar masyarakat kita sudah mengetahui dan memanfaatkan teknologi informasi ini. Pemerintah kita bahkan sudah mengantisipasi sejak jauh hari, terbukti saat kita meluncurkan satelit Palapa A1 tahun 1976, kita menjadi negara keempat di dunia yang memiliki satelit, setelah Uni Soviet (Rusia), Kanada, dan Amerika Serikat.

Namun ternyata, semua itu belum cukup mengantarkan kita ke era informasi dan kondisi kita sekarang justru semakin memprihatinkan, terlihat dari indikator-indikator di bawah ini :
  1. Tingkat pemilikan telepon (fixed line) di Indonesia hanya 3,5%, jauh bila dibandingkan negara-negara lain yang rata-rata sudah di atas 10%. Hal ini diperparah dengan tarif telepon (telekomunikasi) yang semakin meningkat, di sisi lain pendapatan perkapita kita menurun setelah dihantam krisis.
  2. Angka pembajakan software di Indonesia yang mencapai 88%, tertinggi ketiga di dunia setelah Vietnam dan RRC
  3. Kejahatan dunia maya (cybercrime) yang semakin gawat, meliputi kegiatan cracking, carding, dan lainnya. Indonesia adalah negara dengan tingkat kejahatan carding tertinggi kedua setalah Ukraina. Sementara, perundang-undangan mengenai ini belum ada.
  4. Penetrasi internet di Indonesia masih sangat rendah (sekitar 1-2%), apalagi dengan semakin melambungnya tarif jasa telekomunikasi yang masih dimonopoli
Masalah pembajakan, pernah diulas dalam tulisan mengenai HaKI, namun tidak ada salahnya diulas lagi. Pembajakan sudah terjadi sejak awal diperkenalkannya teknologi komputer pribadi (PC) di Indonesia. Adaptasi PC di Indonesia yang 'terpaksa' menggunakan model PC rakitan (dulu disebut jangkrik), yang lebih murah, dan tentunya perangkat lunak yang digunakan pun yang bajakan, karena lebih murah (nyaris gratis), dan tinggal dikopi saja. Praktik ini menjadi umum karena kurangnya kesadaran para praktisi yang lebih tahu waktu itu (penulis pun baru menyadari kalau software itu harus dibeli setalah membaca majalah komputer luar negeri), kurang peduli terhadap HaKI (hak cipta) karena belum ada peraturannya, belum adanya teknologi alternatif yang memadai (Macintosh dan Unix jauh lebih mahal daripada DOS/Windows), dan terakhir mahalnya harga software asli karena kurang agresifnya vendor yang underestimate terhadap pasar Indonesia sehingga berkesan membiarkan pembajakan untuk promosi (?). 

Kalau sekarang sudah ada alternatif yang memadai (linux/open source), semakin banyaknya kaum terdidik yang melek teknologi, sudah ada peraturan perundangannya, serta vendor mulai 'bangun' tidur, toh pembajakan masih merajalela, apakah sebabnya? Faktor penyebabnya adalah kebiasaan yang membuat semua orang membajak karena sudah terbiasa, semua orang melakukannya, dan lingkaran antara vendor hardware, dunia pendidikan, dan industri yang mengesankan bahwa teknologi tertentu saja yuang dibutuhkan dan harus dikembangkan. Untuk mengatasi pembajakan, harus ada kerja sama yang baik antara vendor hardware (jangan mau memasang software bajakan di produknya), dunia pendidikan (ditekankan bahwa membajak itu haram hukumnya), dan dunia industri (penggunaan teknologi yang tepat guna, jangan sekadar mengekor).

Lalu bagaimana dengan masalah-masalah lain? Kegiatan hacking/cracking/carding yang meresahkan, terlepas dari motivasi yang melatarbelakanginya, ketiga kegiatan itu tidak bisa disamaratakan. Masalahnya terletak pada mentalitas tadi, keinginan untuk memperkaya diri dengan cepat, atau menjadi terkenal dengan cepat, atau sekadar menebar teror. Kalau para pejabat melakukan korupsi, kolusi, dan nepotisme, apa yang bisa dilakukan opreker kere, ya tiga hal di atas tadi. Toh, yang punya server-server bagus atau kartu kredit itu pasti orang kaya, dan tinggalnya di luar negeri, jadi mereka malah bisa berdalih atas nama patriotisme, mbelll....Patriotisme sebenarmya baru akan terlihat dengan cara menunjukkan bahwa dunia teknologi informasi kita tidak harus bergantung pada luar negeri. Bikin distro Linux sendiri, bikin aplikasi office yang ada pengecek ejaan bahasa Indonesianya, atau software pendidikan dan produktivitas lain yang berguna bagi orang banyak, itulah patriotisme.

Masalah lainnya, pemerintah kita sepertinya tidak total dalam mengurusi masalah ini. Di satu sisi, ada projek BPPT untuk membuat sistem operasi nasional (WinBI/SoftwareRI), di sisi lain, perundang-undangan cyberlaw tertunda-tunda, tarif telekomunikasi terus naik, para operator VoIP dan wireless LAN ditangkapi, dan kompetisi di bidang telekomunikasi nampaknya akan mati sebelum dilahirkan. Belum lama ini, DPR mengkhawatirkan Indosat yang dibeli perusahaan asal Singapura (STT...tanpa Telkom), karena konon takut disadap. Nyatanya, dirut Indosat sendiri ngomong bahwa Dephan sama sekali tidak memakai satelit Palapa milik Satelindo (yang 100% sahamnya dikuasai Indosat). Mengapa mereka tidak mengurusi saja UU cyberlaw atau memikirkan cara menurunkan tarif telekomunikasi yang terus melambung? Ketakutan yang sama terjadi saat Divre V Telkom akan dibeli Indosat (tukar guling dengan Telkomsel), dengan alasan Indosat akan dijual ke pihak asing. Mbelll....cuma menunggu waktu sebelum Telkom mengalami nasib yang sama. Satu-satunya dampak yang terjadi hanyalah kelambatan Indosat masuk ke bisnis fixed line karena seharusnya entry point mereka di wilayah Divre V digagalkan, entah dengan sengaja oleh Telkom atau sebab lain yang lebih tidak masuk akal. Akibatnya, kompetisi di bidang telekomunikasi, khususnya fixed line, nampaknya cuma impian saja. Pihak asing tidak berani masuk karena bisnis seluler lebih menjanjikan, dan tidak ada perusahaan lain yang mempunyai pengalaman sebaik Telkom yang sudah memonopoli bisnis ini selama 30 tahun lebih.

Mengapa dibutuhkan kompetisi? Agar terjadi persaingan sehat dalam memuaskan konsumen, baik dengan pelayanan, harga yang pantas, maupun tenologi yang terunggul. Perhatikan bisnis seluler GSM, yang hanya butuh waktu kurang dari sepuluh tahun untuk melampaui pelanggan fixed line yang membutuhkan waktu 30 tahun lebih itu. Bisnis ini bahkan masih berkembang kala krisis menghantam mulai 1997. Kata kuncinya adalah persaingan sehat, dan itu mampu dilakukan. Sebenarnya masih ada kompetitor potensial untuk Telkom, yaitu PLN. Selama ini memang tidak disadari, bahwa PLN mempunyai basis jaringan kabel yang jauh mengungguli Telkom, dan mencakup seluruh Indonesia, dengan jumlah pelanggan lebih dari 50 juta. Teknologi terkini telah memungkinkan jaringan kabel listrik dijadikan sarana telekomunikasi, dengan investasi hanya sepertiga jaringan fixed line. Masalahnya, PLN belum mendapat lisensi sebagai penyelenggara jasa telekomunikasi telepon. Entah pihak PLN yang malas mengajukan, atau pemerintah yang cuek terhadap potensi ini. Kondisi idealnya, setiap pelanggan PLN dapat menginstalasi modem PLC (Power Line Communication) untuk dapat memanfaatkan jasa telekomunikasi telepon dan internet melalui jaringan PLN. Bayangkan betapa cepatnya penetrasi fixed line phone dengan cara demikian. Krisis PLN juga bisa teratasi dan bahkan bisa untung, berarti pemerintah tidak usah menyubsidi tarif listrik, masyarakat bisa lebih cepat mendapat sambungan telepon dan internet yang murah, dunia teknologi informasi Indonesia pun bisa terakselerasi. Masalahnya, selain lisensi, adalah kesiapan permodalan dan SDM yang mampu menangani dari PLN, juga budaya perusahaan yang selama ini terbiasa memonopoli bisnis listrik, memasuki kompetisi bidang telekomunikasi melawan operator yang lebih berpengalaman.

Sumber : http://www.oocities.org/imamindrap/articles/masalah_ti.html

Senin, 15 Agustus 2011

Meningkatkan Kecerdasan


Mengapa harus otak kanan ?

Untuk menjawabnya, kita perlu tahu dulu apa perbedaan fungsi otak kiri dan otak kanan. Tahun 1968, Dr. Roger Sperry pertama kali menemukan perbedaan fungsi otak yang berbeda antara belahan kiri dan kanan. Secara garis besarnya, fungsi yang dikendalikan oleh masing-masing belahan otak adalah sbb :

OTAK KIRI mengendalikan :
  • Pikiran sadar
  • Analisa, logika, rasional
  • Bahasa
OTAK KANAN mengendalikan :
  • Pikiran bawah sadar
  • Emosi
  • Kreatif, intuitif
Mungkin anda pernah mendengar dimana para ahli mengatakan bahwa kita HANYA menggunakan 3% dari seluruh kemampuan otak.

Mengapa ? Karena sebagian besar kemampuan otak terkunci di dalam pikiran bawah sadar, yang merupakan bagian dari otak kanan.

Jika dijabarkan lebih lanjut, otak kanan akan mengendalikan fungsi :
  • Photographic memory
  • Speed reading, listening
  • Automatic mental processing
  • Mass-memory
  • Multiple language acquisition
  • Computer-like math calculation
  • Creativity in movement, music and art
  • Intuitive insight
Anda lihat, betapa powerfulnya kemampuan yang tersimpan di otak kanan, sementara hampir seluruh kehidupan kita, baik mulai dari sekolah sampai dengan kegiatan sosial sehari-hari hanya menekankan pada kemampuan otak kiri.

Artinya, sistem pendidikan dan masyarakat saat ini hanya menfokuskan pada kemampuan otak kiri saja. Perkembangan otak kanan seakan-akan ditinggalkan begitu anak masuk Sekolah Dasar.

Jangan salah paham !

Saya TIDAK mengatakan bahwa perkembangan otak kiri itu tidak diperlukan. Kemampuan otak kiri yang baik SANGAT diperlukan. Tetapi, perkembangan otak kanan JANGAN sampai ditinggalkan !

Artinya, kita perlu menyeimbangkan kemampuan kedua belahan otak, supaya kecerdasan anak berkembang dengan maksimal. Dan sebelum anak-anak kita terlanjur terjun ke dunia otak kiri di sebagian besar hidupnya nanti, maka tugas kitalah untuk mengembangkan otak kanan anak.

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan perkembangan otak kanan, antara lain yaitu image training (latihan imajinasi), visualisasi, dll.

Disitulah perbedaan orang dewasa dengan anak balita. Kita orang dewasa sangat cenderung menggunakan otak kiri untuk menerima segala informasi, sedangkan anak balita sangat mudah menerima informasi dengan menggunakan otak kanannya.

Contohnya, jika saya katakan no.telp. saya adalah 89678524, apakah anda langsung ingat sekarang ? Saya yakin sebagian besar dari kita tidak akan ingat.

Mengapa ? Karena kita menerima informasi tersebut dengan otak kiri yang kemampuan menyimpan memorinya sangat terbatas.

Dr. Makoto Shichida, seorang spesialis perkembangan anak balita, dalam bukunya "Right Brain Education in Infancy" menjelaskan sebuah hasil studi di Nippon Medical Center oleh Prof. Shinagawa terhadap seorang anak yang bernama Yuka Hatano.

Yuka Hatano adalah seorang juara dunia menghitung cepat, yang mampu menghitung 16 digit soal LEBIH CEPAT daripada kalkulator ! Ketika Yuka melakukan perhitungan tersebut, melalui "PET scan" terlihat bahwa yang mengendalikan fungsi otaknya adalah otak kanan bagian belakang.

Itulah kehebatan dari otak kanan yang telah berkembang.

Di sekolah Shichida, saya melihat bagaimana anak-anak SD mampu membaca 1 jilid buku hanya dalam waktu 3-5 menit saja, dan dia tahu persis apa isi buku yg dibacanya. Menurutnya, dia seperti memotret tiap-tiap halaman buku tsb, dan ketika ditanya, dia akan membuka tiap-tiap halaman bukunya di dalam otaknya untuk mencari jawabannya dengan cepat.

Sumber : Banyak Sumber